Cipicung, 8 Juli 2026 - Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong begitu kental terasa di Desa Cipicung pada Rabu (8/7/2026). Babinsa Desa Cipicung, Serda Solehudin dari Koramil 1702/Maja Kodim 0617/Majalengka, memimpin langsung kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama puluhan warga setempat. Kegiatan ini difokuskan pada upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Antusiasme warga terlihat jelas dari partisipasi aktif mereka dalam setiap tahapan kegiatan. Bersama Babinsa, mereka bahu-membahu membersihkan area publik, memperbaiki infrastruktur ringan, dan memastikan lingkungan desa tetap asri serta nyaman untuk ditinggali. Semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat.
Serda Solehudin dalam keterangannya menekankan bahwa kegiatan Karya Bakti ini merupakan salah satu wujud konkret dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Lebih dari sekadar membantu meringankan pekerjaan fisik, kegiatan ini juga memiliki tujuan mulia untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan personel TNI, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai luhur gotong royong, yang merupakan salah satu budaya bangsa Indonesia, dapat terus terpelihara dan semakin ditingkatkan di kalangan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat juga menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung setiap program pembangunan wilayah dan berkontribusi dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di tingkat akar rumput.
Penyambutan positif datang dari warga Desa Cipicung. Mereka menyambut baik inisiatif Karya Bakti ini dan menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini dinilai penting untuk semakin memperkuat ikatan kebersamaan antarwarga serta secara signifikan meningkatkan kualitas lingkungan desa yang mereka tinggali.

Achmad Sarjono